Gunung Semeru

Visit Lumajang, Gunung Semeru puncak mahadewa

i

Ranu Kumbolo

Ranu di Lereng Semeru

Gunung Lamongan

Gunung indah di antara Pegunungan Argopuro

Pantai Bambang

Pantai Selatan yang indah dan kaya akan Pasir Hitamnya yang alami

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 19 Agustus 2014

Perbedaan Sistem Operasi Jaringan dan Sistem Operasi Biasa

Perbedaan Sistem Operasi Server dan PC

1.Beda Server dan PC

- Personal Computer atau komputer pribadi merupakan computer yang murah dan dibuat atau diproduksi secara banyak atau masal. Biasanya menggunakan DOS, Windows, atau system operasi yang sejenis. Komputer ini digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang standar.
- Server merupakan komputer yang bertugas sebagai pusat controlling akses data dalam sebuah jaringan (Server-Client) misalnya LAN,W-LAN, dan lain-lain. Server bisa mengontrol semua akses PC Client.
Kesimpulannya adalah bahwa pada dasarnya, server dan PC merupakan sama-sama sebuah komputer, hanya saja fungsi, fitur, dan spesifikasi hardwarenya yang berbeda. Ilustrasinya, ketika beberapa PC akan melakukan pertukaran data, maka mereka bisa menaruh dan mengambil data tersebut di komputer server. Karena biasanya spesifikasi komputer server jauh lebih bagus dan besar daripada PC.

2.Spesifikasi Hardware untuk Server

Spesifikasi hardware yang biasa digunakan untuk server diantaranya adalah:
Motherboard
Processor
HardDisk
VGA Card
DDR PC3200
Casing
Aksesoris tambahan misalnya: Mouse, keyboard, cd-rom, floppy disk, dsb

Spesifikasi hardware Komputer Server untuk Networking : 
LINUX Server ( Ubuntu Server+Squid Proxy Server ) :

Prosesor Intel Dual Core (2.6 Ghz) TRAY
Mainboard ASUS P5 KPL AM-SE ( Astrindo )
Memory DDR2 V-gen 2 Gb
Harddisk 20 gb SCSI 2 buah ( 2nd dan tergantung stock )
Casing ATX E-Case + 2 FAN CPU
Ethernet/LAN Card tambahan 1 buah

Mikrotik OS :

Prosesor Intel Pentium 4 (2.4 Ghz) TRAY
Mainboard Amtron P4M945 LM4
Memory DDR2 V-gen 1 Gb
Harddisk Seagate/WDC/Maxtor 40Gb Type IDE
Casing ATX E-Case + 2 FAN CPU
Ethernet/LAN Card tambahan 1 buah
License Mikrotik OS Level 4

3. Beda Sistem Operasi Server dan PC

Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone (PC), bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.
Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text.
Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi Metode instalasi sistem operasi berbasis text sering digunakan untuk mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menyenangkan. Biasanya untuk spesifikasi komputer yang sederhana dibanding dengan sistem operasinya akan menggunakan metode berbasis text.

4.Contoh SO pada PC dan SO pada server

Contoh sistem operasi pada PC adalah : 
Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
1. Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows 8 yang akan dirilis pada tahun 2012 atau lebih lambat)).
2. Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3. Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.6 (Snow Leopard). Musim panas 2011 direncanakan peluncuran versi 10.7 (Lion).
Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun Solaris, Unix, dan GNU/Linux.

5.Fitur-fitur SO yang ada di server tapi tidak ada di SO PC

Sebuah sistem operasi pada server merupakan perangkat lunak yang mengendalikan jaringan dan pesan (misalnya paket) lalulintas dan antrian, control akses oleh beberapa pengguna untuk jaringan sumber daya seperti file, dan untuk menyediakan fungsi-fungsi administrative tertentu, termasuk keamanan.
Bagian atas 5 lapisan dari OSI Reference Model memberikan fondasi yang banyak pada jaringan berbasis system operasi.
Fiturnya antara lain : Dukungan dasar untuk mendukung hardware port. Fitur keamanan seperti otentikasi, otorisasi, login pembatasan, dan control akses. Nama layanan dan layanan direktori. File, mencetak, penyimpanan data, backup, dan replikasi layanan. Akses remote. Sistem Manajemen. Administrasi jaringan dan audit peralatan antar muka grafis. Clustering Capabilities. Serta toleransi kesalahan dan ketersediaan tinggi.

Selasa, 12 Agustus 2014

Jenis Sistem Operasi Jaringan (Unix)

UNIX adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh
banyak pihak. Setiap pihak yang mengembangkan UNIX, menambahkan
teknologi miliknya ke dalam UNIX, yang meskipun hal itu di luar standar,
mampu menjadikan sistem operasi UNIX lebih kuat atau lebih andal.
Tabel berikut menyebutkan beberapa jenis-jenis UNIX.
Tabel 10.1 Jenis-jenis UNIX (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Unix)
 
  • Varian UNIX
  • Dikembangkan oleh (vendor/organisasi)
  • A/UX
  • Apple Computer
  • Domain/X
  • Darwin
  • CTIX
  • Distrix
  • UniCOS
  • DG/UX
  • Digital UNIX
  • Ultrix
  • CLIX
  • HP/UX
  • Tru64
  • AIX
  • Coherent
  • XENIX
  • DVIX
  • UnixWare
  • SCO UNIX
  • SCO XENIX
  • SCO
  • OpenServer
  • Dynix
  • SINIX
  • IRIX
  • SunOS
  • Solaris
  • OpenSolaris
  • Illumos
  • Eunice
  • Uniplus+
  • BSD UNIX
  • BSD/I
  • OSF/1
  • GNU/Linux
  • GNU/Hurd
  • Apple Computer
  • Apple Computer (modifikasi dilakukan Apple dari
  • kernel BSD dan diaplikasikan pada Mac OS/X).
  • Convergent Technology
  • Convergent Technology
  • Cray Research (sekarang bagian dari Silicon Graphics
  • Incorporated)
  • Data General Corporation
  • Digital Equipment Corporation (DEC) (dibeli oleh
  • Compaq, sekarang bagian dari Hewlett-Packard)
  • Digital Equipment Corporation (DEC) (dibeli oleh
  • Compaq. sekarang bagian dari Hewlett-Packard)
  • Fairchild Company
  • Hewlett-Packard
  • Compaq (sekarang bagian dari Hewlett-Packard)
  • International Business Machine (IBM) Corporation
  • Mark William Company
  • Microsoft Corporation (lalu dijual ke SCO)
  • Northern Telecom
  • Novell Incorporated
  • Santa Cruz Operation (SCO) Corporation
  • Santa Cruz Operation (SCO) Corporation
  • Santa Cruz Operation (SCO) Corporation
  • Sequent
  • Siemens Corporation/Nixdorf
  • Silicon Graphics Incorporated (SGI)
  • Stanford Universities Network (SUN)
  • Sun Microsystems Incorporated
  • Sun Microsystems Incorporated
  • Illumos.org
  • The Wollongong Group
  • Unisoft Corporation
  • Universitas California (University of California) Berkeley,
  • Amerika Serikat
  • BSDI (Berkeley Software Design Incorporated)
  • Open Software Foundation
  • Free Software Foundation
  • Free Software Foundation
  • FreeBSD
  • NetBSD
  • OpenBSD
  • NextStep
  • Minix
  • Universitas Terbuka Amsterdam (Vrije Universiteit
  • Amsterdam), Belanda
  • Mach
  • Universitas Carnegie Mellon (Carnegie Mellon
  • University), Amerika Serikat
  • UNIX System Lucent Technologies (Bell Labs)
  • V
  • QNX
  • QNX Software Systems

Jenis Sistem Operasi Jaringan (Linux)

Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan Linux - Salah satu sistem operasi jaringan yang dikembangkan secara free adalah Linux. Sistem operasi Linux menyediakan dua pilihan yaitu mode text dan mode grafik. Hal ini menjadikan linux dapat berjalan pada mesin komputer yang mempunyai spesifikasi hardware yang rendah. Linux dikembangkan pertama kali oleh Linus Torvalds mengusung proyek open source dengan lisensi GNU/GPL (General Public Licence) yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang haknya tetapi orang lain dimungkinkan untuk menyebarkan, memodifikasi, atau bahkan menjual kembali program tersebut tetapi dengan syarat source code asli harus diikutsertakan dalam distribusinya. Dengan konsep ini semua orang dapat ikut mengembangkan sistem operasi dan software berbasis linux. 
 
Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan Linux

Dengan lisensi GNU/GPL Linux menjadi salah satu sistem operasi yang mengalami perkembangan yang sangat cepat, karena Linux dikembangkan oleh komunitas pengguna sistem operasi open source. Kelemahan sistem operasi atau yang sering disebut dengan Bug akan segera diperbaiki oleh komunitas pengguna linux dan dapat langsung didistribusikan dengan free. Dengan demikian sistem operasi Linux menjadi sistem operasi yang up to date setiap saat. 

Mungkin anda masih bingung dengan Lisensi GNU/GPL, kalau demikian perusahaan atau orang yang mengembangkan Linux darimana mendapat keuntungan dan Hak Royaltinya?. Yang dimaksud dengan GNU/GPL disini adalah bahwa sistem operasi yang dikembangkan memang bersifat free tetapi pengembang dapat juga menjualnya dengan harga yang tidak terlalu mahal dan perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari jasa pelayanan instalasi, pelatihan, implementasi system dan lain sebagainya. 

Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software). 

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice. 

Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program). Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukanGNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux. 

Contoh-contoh distribusi Linux :

  • Ubuntu
  • SuSE
  • Fedora
  • Mandriva
  • Slackware
  • Debian
  • CentOS
  • Red Hat, dll

Sumber : http://padikomputer.blogspot.com/2014/08/jenis-jenis-sistem-operasi-jaringan_11.html

Jenis Sistem Operasi Jaringan (Windows)

Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan Windows - Seperti  pada  sistem  operasi  yang  dapat digunakan  pada  PC, sistem operasi jaringan juga bermacam-macam. Banyak perusahaan yang mengembangkan  sistem  operasi  jaringan  dari  yang  komersial  dengan harga yang mahal sampai ke yang free alias gratis. 

Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan Windows
 
Kecenderungan  pengembangan  sistem  operasi  dewasa  ini mengarah ke tampilan  grafis dengan tampilan yang  menarik.  Sebagai contoh  sistem  operasi  yang  dikembangkan  oleh  Microsoft  dengan produknya yaitu :

  • Windows NT
  • Windows 2000 Server
  • Windows 2003 Server
  • Windows 2008 server
  • Windows 2012 server
Sistem  operasi  yang  dikembangkan  oleh  Microsoft  mempunyai lisensi komersial artinya untuk menggunakan sistem operasi jaringan dari Microsoft  kita  harus  membayar  lisensi  atau  dengan membeli  sesuai dengan  kebutuhan  dan  kesepakatan  antara  pengguna  dengan perusahaan.

Sistem Operasi Router + Fitur

Pengertian Sistem Operasi Router - Router OS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan sebagai router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan. Sistem operasi router sama dengan sistem operasi pada umumnya, bisa di install di satu computer untuk  kebutuhan  jaringan  dan  ada  juga  yang  sudah  melekat  pada hardware router.

Pengertian Sistem Operasi Router

Sistem operasi umum seperti windows XP atau windows 7 dapat pula di fungsikan sebagai sistem operasi router tetapi hanya terbatas pada  fitur  Sharing  internet  atau  yang  biasa  disebut  dengan  istilah Gateway server. Sistem operasi router yang baik harus memiliki fitur-fitur :

  • Gateway, Sebuah fitur di router untuk menghubungkan jaringan yang berbeda
  • Proxy, penyimpanan web cache, redirect URL, dan lain-lain
  • Firewall, Pengamanan pada jaringan komputer
  • VPN, Jalur khusus yang dibentuk dalam jaringan publik
  • Routing, fitur untuk meneruskan paket ke jaringan lain.
  • Monitoring, Memonitor semua aktifitas yang melalui jaringan.
  • Bandwidth management, dll.

Sumber : http://padikomputer.blogspot.com/2014/08/pengertian-sistem-operasi-router.html

Pengertian Sistem Operasi Jaringan

Pengertian sistem Operasi Jaringan - Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna computer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (Web, FTP, DNS, dan lain-lain) untuk memudahkan dan memberi kenyamanan dalam penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer. 

Pengertian sistem Operasi Jaringan
 
Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan system operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Di dalam Jaringan komputer terdiri dari : 
  • Komputer Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan.
  • Komputer Client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.
Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan. Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text. 
 
Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akanmempercepat proses instalasi. Metode instalasi sistem operasi berbasis text sering digunakan untuk mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menyenangkan. Biasanya untuk spesifikasi komputer yang sederhana dibanding dengan sistem operasinya akan menggunakan metode berbasis text. Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. 
 
Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 98, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT, Win 7, Win 8), Unix, Sun Solaris, Linux Series (Redhat, Debian, SUSE, Ubuntu, fedora), Mac, dan lain sebagainya. Masing-masing system operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.

Sumber : http://padikomputer.blogspot.com/2014/08/pengertian-sistem-operasi-jaringan.html

Senin, 11 Agustus 2014

Masalah Jaringan Server (Linux)

Berikut masalah jaringan yang terjadi pada OS Linux

Pada saat memeriksa koneksi jaringan dari mesin Anda, bisa dilakukan sebagai berikut :
  1. Jika menggunakan koneksi ethernet, periksa hardware yang pertama. Pastikan kabel jaringan Anda dengan benar dihubungkan ke komputer Anda. Lampu kontrol di samping konektor ethernet Anda, jika tersedia, harus menyala & aktif.  Jika sambungan gagal, cek apakah kabel jaringan Anda bekerja dengan komputer lain. Jika tidak, kartu jaringan Anda menyebabkan kegagalan. Jika hub atau switch termasuk dalam konfigurasi jaringan Anda, ini mungkin tersangka dari masalah yg dihadapi.
  2. Jika menggunakan koneksi nirkabel, periksa apakah link nirkabel dapat dilakukan dengan mesin lainnya. Jika hal ini tidak terjadi, cek ulang Wirelles Acces Pointnya & juga koneksi kabel ke switchnya.
  3. Setelah Anda telah memeriksa konektivitas jaringan dasar Anda, cobalah untuk mengetahui layanan yg tidak dapat merespon/menanggapi. Kumpulkan informasi alamat dari semua server jaringan yang diperlukan dalam setting/setup Anda. Entah mencari mereka dalam modul YaST di OpenSUSE.  Daftar berikut memberikan beberapa server jaringan yang khas terlibat dalam setting/setup bersama-sama dengan gejala suatu outage.
- DNS (Domain Name Server)
Service DNS yg tidak berfungsi  mempengaruhi jaringan dengan berbagai cara. Jika mesin lokal bergantung pada setiap server untuk otentikasi jaringan dan server tersebut tidak dapat ditemukan karena masalah resolusi nama, pengguna/user client tidak akan dapat login. Pada mesin dalam jaringan yang dikelola oleh DNS erro tadi  tidak akan mampu “melihat “satu sama lain dan saling berkomunikasi.
- NTP (Network Time Protocol)
Service NTP yg tidak berfungsi akan dapat mempengaruhi otentikasi Kerberos dan fungsi X server.
- NFS (Network File Service)
Jika aplikasi apapun yang diperlukan data yang tersimpan dalam direktori mount NFS, itu tidak akan mampu memulai atau berfungsi dengan baik jika layanan ini tidak berfungsi semestinya atau tidak terkonfigurasi dengan baik . Dalam skenario kasus terburuk, konfigurasi desktop pribadi pengguna tidak akan muncul jika direktori home nya yang berisi gconf. Atau kde subdirektori. Tidak dapat ditemukan karena adanya outage dari server NFS. beruntunglah yg menggunakan YASt pd OpenSUSE service ini dapat dijalankan & di konfigurasikan dengan mudah … btw, service NFS ini juga sdh ada kok di Windows 2003.  :)
- Samba (File Server)
Service ini sangat dibutuhkan sekali terutama utk Network/Jaringan yg menggunakan OS campuran Linux & Windows, setting &  hrs dikonfigurasikan dengan baik.  service ini hrs selalu On, apabila ada user/client dengan Workstation Windows tidak bisa Login atau tidak dapat Mapping folder yg di share oleh Samba, ini ada kemungkina service Samba bermasalah.
- NIS (Network Manajemen Service)
Jika sistem openSUSE Anda bergantung pada server NIS untuk menyediakan data pengguna, pengguna tidak akan bisa login ke mesin ini jika service NIS bermasalah.
- LDAP (Lightweight Directory Access Protocol)
Hampir mirip dengan NIS, Jika sistem OpenSUSE Anda bergantung pada server LDAP untuk memberikan data pengguna, pengguna tidak akan bisa login ke mesin ini jika service LDAP bermasalah.
- Kerberos (Network Authentication Protocol)
Protocol ini jarang sekali digunakan, tetapi apabila protokol ini digunakan pd jaringan Anda ini perlu diperhatikan juga karena apabila otentikasi gagal sdh pasti login ke mesin pun akan gagal.
- CUPS (Common  Unix Printing System)
Dalam sebuah jaringan System Linux CUPS ini berfungsi utk mencetak, apabila dalam kondisi hardware printer tidak bermasalah kemudian ada user tidak dapat mencetak, CUPS ini mungkin penyebabnya.
  1. 4.  Periksa apakah jaringan server berjalan dan apakah konfigurasi jaringan Anda memungkinkan Anda untuk membuat koneksi satu dengan yang lain. Ada juga beberapa prosedur debugging diuraikan di bawah ini hanya berlaku untuk server jaringan sederhana / setup klien yang tidak melibatkan routing internal.
  • Gunakan ping hostname (ganti hostname dengan nama host dari server) untuk memeriksa apakah masing-masing atau salah satunya merespon ping tsb di jaringan. Jika perintah ini berhasil, ini memberitahu Anda bahwa host yang Anda cari dikonfigurasi dengan benar.  Jika ping gagal dengan host tujuan dijangkau, baik sistem atau server yang diinginkan tidak terkonfigurasi dengan benar. Periksa apakah sistem Anda dapat dicapai dengan menjalankan your_hostname ping dari komputer lain. Jika Anda dapat menjangkau komputer Anda dari komputer lain, itu mungkin server yang tidak berjalan sama sekali atau tidak dikonfigurasi dengan benar.
  • Gunakan host hostname untuk memeriksa apakah nama host dari server Anda mencoba untuk terhubung lalu diterjemahkan ke dalam alamat IP dan sebaliknya. Jika perintah gagal, periksa semua konfigurasi jaringan file yang berkaitan dengan nama dan alamat resolusi pada host Anda:/etc/resolv.confFile ini digunakan untuk melacak dari server nama dan domain Anda yang sedang digunakan. Hal ini dapat diubah secara manual atau secara otomatis disesuaikan dengan YaST atau DHCP. penyesuaian otomatis adalah lebih baik. Namun, pastikan file ini memiliki struktur berikut dan semua alamat jaringan dan nama domain yang benar:search fully_qualified_domain_name
    nameserver ipaddress_of_nameserver

    File ini dapat berisi lebih dari satu alamat nama server, tapi setidaknya salah satu dari mereka harus benar untuk menyediakan resolusi nama ke host Anda. Jika diperlukan, sesuaikan file ini menggunakan YaST dan modul DNS Hostname.
    Jika koneksi jaringan anda ditangani melalui DHCP, DHCP memungkinkan untuk mengubah nama host dan nama layanan informasi dengan memilih Change Hostname via DHCP Server dan Update Nama dan Daftar Pencarian melalui DHCP pada DNS YaST dan modul Hostname.
    /etc/nsswitch.conf
    File ini memberitahukan Linux di mana harus mencari informasi nama layanan. Seharusnya terlihat seperti ini:
    ...
    hosts: files dns
    network: files dns
    ...
    Catatan : dns sangat penting. Ini memberitahu Linux untuk menggunakan nama server eksternal. Biasanya, entri-entri ini secara otomatis dibuat oleh YaST, namun tidak ada salahnya untuk memeriksa.
    Jika Anda telah memastikan bahwa konfigurasi DNS dari host dan server DNS sudah benar, lanjutkan dengan memeriksa konfigurasi jaringan Anda dan perangkat jaringan.
  • Gunakan perintah ifconfig network_device (dijalankan sebagai root) untuk memeriksa apakah perangkat ini terkonfigurasi dengan benar. Pastikan kedua alamat inet dan Mask telah dikonfigurasi dengan benar. Kesalahan dalam alamat IP Anda akan membuat konfigurasi jaringan Anda tidak dapat digunakan. Jika perlu, melakukan ini periksa pada server juga.
  • Jika layanan nama dan hardware jaringan yang dikonfigurasi dengan benar dan berjalan, namun beberapa koneksi jaringan eksternal masih ada waktu yang lama (timed-out ) atau gagal sepenuhnya, gunakan fully_qualified_domain_name traceroute (dijalankan sebagai root) untuk melacak rute jaringan. Perintah ini mencantumkan salah satu gateway (hop) permintaan dari komputer Anda lewat dalam perjalanan ke tujuannya. Ini daftar waktu respon setiap hip hop dan apakah ini bisa diakses sama sekali. Gunakan kombinasi traceroute dan ping untuk melacaknya.
Utk user pengguna Jaringan,  sekali Anda telah mengidentifikasi penyebab masalah jaringan Anda, Anda dapat menyelesaikannya sendiri (jika masalahnya terletak pada mesin Anda) atau biarkan sistem administrator jaringan Anda tahu tentang temuan Anda sehingga mereka dapat mengkonfigurasi ulang layanan atau memperbaiki sistem yang diperlukan